oleh

Aparat Diminta Tindak Tegas Lokasi Penampungan BBM Ilegal 

-Pertamina-13 views

GOMEDAN – Lokasi penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan bensin ilegal sangat jelas terlihat saat melintas di Jalan Raya Yos Sudarso KM 20/21, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Provinsi Sumatera Utara.

Diketahui lokasi ataupun area kencing BBM ilegal tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga sampai saat ini terus beroperasi tanpa pernah tersentuh hukum.

Loading...

Cara kerja para mafia penampungan minyak ilegal tersebut dengan melakukan penampungan ataupun siong BBM ilegal di area parkiran depan Depo Pertamina langsung.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa aksi ‘kencing’ mobil tangki pengangkut BBM solar maupun bensin itu terkesan sudah terorganisir.

“Ada oknum yang telah mengkordinir bang sehingga kegiatan itu berjalan mulus di lokasi siong ataupun kencing yang setiap saat menerima BBM ilegal, padahal jelas Tangki warna Biru Putih dan Merah Putih melakukan kencing atau siong pas depan Depo Pertamina,” kata sumber kepada wartawan, Rabu (16-06-2021) siang.

Ditambahkan sumber, di lokasi beberapa truk tangki tampak jelas parkir seakan -akan hendak masuk Depo Pertamina dalam keadaan kosong, padahal Tangki tersebut berisi BBM karena baru keluar dari Depo Pertamina.

“Dengan cara begitu mobil tangki warna biru putih dan merah putih itu melakukan aksi kencing BBM solar maupun bensin di lokasi tersebut, lalu mobil tangki warna biru putih dan juga merah putih yang baru selesai kencing itu kemudian jalan menuju pengantaran BBM sesuai DO tanpa merasa tindakannya tersebut salah serta tak merasa takut sama sekali. Kegiatan ini seolah- olah dilegalkan para oknum dan supir truk tangki pertamina tersebut,” terangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan menyebutkan bahwa aksi nekat para supir dan oknum penampung itu disebut – sebut karena mendapat perlindungan dari sejumlah oknum aparat.

“Yang dulunya Rumah Makan disulap menjadi Gudang penampungan BBM ilegal tersebut berada dekat dengan Depo Pertamina Labuhan yang hanya berjarak 25 meter saja,” tambah warga sembari berharap Aparat negara dan pihak terkait agar menindak tegas kegiatan ilegal tersebut disebabkan diduga ada kerjasama dengan oknum orang dalam Pertamina sendiri karena lemahnya pengawasan.

(SN Gomedan.co.id, Sumut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI