oleh

Tipu Korban Hingga 20 M, Polisi Didesak Tangkap Pemilik Arisan Bodong

-POLRI-16 views

GOMEDAN – Tipu korbannya hingga Rp.20 miliar, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) dan Polrestabes Medan didesak untuk menangkap Ainike Salim pemilik saham investasi (arisan) bodong.

Loading...

Pasalnya, sejak dilaporkan korbannya bernama Larasati Ririt Ardina warga Pasar 1, Tanjungsari, Asam Kumbang, pada 1 Oktober 2020 terlapor Ainike Salim pemilik saham investasi bodong masih bebas berkeliaran dan belum berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kepada wartawan, korban Larasati mengatakan dirinya mengalami kerugian senilai Rp.125 juta karena menginvestasikan dana sebesar itu kepada Ainike Salim untuk mengikuti bisnis saham.

“Namun seiring berjalannya waktu bisnis investasi yang dikelola Ainike Salim ternyata bodong dan uang yang saya investasikan turut raib dibawa kabur,” ucapnya, Jumat (28-05-2021) malam.

Dikarena merasa ditipu dalam investasi bodong, Larasati mengatakan, dirinya pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Medan sebagaimana yang tertuang dalam nomor: STTP/2432/X/Yan2.5/2020/ SPKT Polrestabes Medan tanggal 1 Oktober 2020.

“Nah, karena sudah saya laporkan ke Polrestabes Medan, Ainike bersama abangnya bernama Bobi pun menemui suami saya dan berjanji akan mengembalikan uang Rp.125 juta yang telah investasikan itu dengan cara cicil,” sebutnya.

Diterangkan Larasati, selama proses pergantian uang investasi itu Ainike Salim telah mencicil uang pengganti hanya Rp.11 juta. Akan tetapi sampai sekarang ini Ainike Salim kabur, tidak ada etikad baik untuk mengembalikan sisa uang investasi bodong tersebut.

“Selama ini, mengapa Ainike Salim tidak tersentuh hukum atas kasus investasi bodong karena diback up abangnya bernama Bobi yang memiliki jaringan dengan pihak kepolisian,” bebernya.

Larasati menambahkan, kasus investasi bodong yang dilakukan Ainike Salim telah banyak memakan korban dan kasusnya telah dilaporkan ke polisi karena telah melarikan uang milik nasabah mencapai Rp.20 miliar.

“Saya berharap kepada Polda Sumut dan Polrestabes Medan untuk secepatnya menangkap Ainike Salim agar mempertanggungjawabkan perbuatannya dikhawatirkan karena belum tertangkapnya Ainike malah timbul korban baru karena tergiur bisnis investasi bodong tersebut,” tutur korban.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan selain Larasati Ririt Ardina sudah ada beberapa korban investasi bodong Ainike Salim lainnya yang telah melaporkan kasusnya ke pihak berwajib.

Berikut nama – nama korban lainnya yang telah melaporkan kasus investasi bodong tersebut ke pihak kepolisian antara lain:

1. Khairul
2. Agung Wira Waskito
3. Ahmad Zulfikar
4. Muklas
5. Rivan Panjol
6. Ody Bento
7. Asah
8. Arul.

(SN Gomedan.co.id, Sumut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI