oleh

Tim Kuasa Hukum Terdakwa Sariyanti Nyatakan Surat Dakwaan JPU Kabur

-JPU-48 views

Teks Foto: Terdakwa Sariyanti Saat Didampingi Kuasa Hukum.

D.SERDANG (Go Medan) –  Tim Kuasa Hukum Terdakwa Sariyanti alias Yanti (43) warga dusun XI Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, yang didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dengan dakwaan pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman maksimal 20 Tahun Penjara merasa keberatan atas dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Kamis (24 -09-2020) lalu.

Loading...

Persidangan yang dimulai sekitar pukul 17:10 WIB dan terbuka untuk umum.  Hakim mempersilahkan Tim Kuasa hukum terdakwa dari Kantor Hukum “M.Ardiansyah Hasibuan.,SH.,MH dan Rekan’ membacakan nota Keberatan atau eksepsi. Kemudian Eksepsi dibacakan oleh salah seorang pengacara terdakwa yakni Iwan Wahyudi, SH.

Dalam Nota keberatan yang disampaikan, Tim Pembela menyatakan bahwa dakwaan Primer dan Dakwaan sekunder yang dibuat oleh jaksa penuntut Umum tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap berdasarkan ketentuan pasal 143 huruf b KUHAP.

Tim Kuasa Hukum Sariyanti alias Yanti menyatakan kepada majelis Hakim bahwa surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kabur.

Alasannya karena Jaksa tidak menjelaskan dalam surat dakwaannya apa peran dari Sariyanti alias Yanti sehingga melanggar ketentuan pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Lebih jauh dikatakan dalam nota keberatan, bahwa Dakwaan Primer dan Dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum sama persis padahal unsur-unsur dalam dakwaan primer dan dakwaan subsider tidak sama.

Sehingga menurut Kuasa Hukum Sariyanti, Jaksa Penuntut Umum dalam membuat surat dakwaan tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap yang mengacu pada ketentuan pasal 143 ayat 2 huruf b KUHAP.

Berdasarkan hal tersebut, Kuasa Hukum Sariyanti alias Yanti memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili dan memutus perkara aquo supaya memberikan putusan sela yang Amar putusannya antara lain :

1.  Mengabulkan Eksepsi Penasehat Hukum Terdakwa Sariyanti alias Yanti

2.  Menyatakan batal demi hukum atas  dakwaan Jaksa Penuntut Umum nomor register PDM-306/L.2.14/Enz.2/08/2020.

3.  Menyatakan sidang pemeriksaan perkara pidana nomor 2019/Pid.Sus/2020/PN Lbp atas nama terdakwa Sariyanti alias Yanti tidak dapat dilanjutkan untuk diadili karena dakwaan batal demi hukum

4.  Membebankan biaya perkara kepada Negara.

Atau jika pengadilan berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et Bono).

Kuasa hukum terdakwa Sariyanti alias Yanti berharap agar persidangan selanjutnya yang akan digelar pada Kamis 1 Oktober 2020 nanti, dilaksanakan tepat sesuai jadwal yang ditentukan.

Adapun agenda persidangan yang akan dilaksanakan selanjutnya yaitu pembacaan jawaban Jaksa Penuntut Umum terhadap nota keberatan yang telah dibacakan Kuasa Hukum Sariyanti alias Yanti.

(D. Serdang, Toni Go Medan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI