oleh

Sebanyak 5 Tahanan Melarikan Diri Dari Sel Polsek Pulauraja

-PERISTIWA-10 views
banner 728x90

Teks Foto: Empat dari Lima Tahanan Yang Melarikan diri Dari Sel Polsek Pulauraja.

ASAHAN (Go Medan) –  Sebanyak lima orang tahanan Polisi Sektor (Polsek) Pulauraja jajaran Polres Asahan kabur dari sel tahanan Polsek, Sabtu (19/09/2020) sekira pukul 05:45 Wib.

Loading...

Hingga kini, petugas sudah berhasil menemukan dua oang tahan yang kabur. Sedangkan tiga orang lagi masih dilakukan pencarian.

Diduga kuat, para tahanan berhasil melarikan diri setelah terlebih dahulu menjebol plavon besi diatas penjara tahanan Mapolsek. Setelah itu, semuanya langsung kabur berpecar.

 Adapun kelima tahanan yang melarikan diri yakni: Rahmadana Ritonga (19) warga Dusun I, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Asahan, Wahidin alias Udin (40) warga Dusun I Desa Aek Bange, Kecamatan Aek Ledong Asahan.

Lalu Aminuddin (30) warga Jalan Bakaran Batu, Lingkungan II Kelurahan Aek Kanopan, Labuhan Batu Utara berikutnya Ikhsan Aliardi alias Ali (30) warga Dusun I, Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Ledong, Asahan dan terakhir Dedi Alfian Hasibuan alias Iyan (37) warga Dusun III, Desa Aek Loba Afdeling I, Kecamatan Aek Kuasan, Asahan.

Informasi yang diperoleh wartawan dilapangan menyebutkan, ke lima tahanan yang berhasil kabur merupakan tahanan kasus yang berbeda- beda.

Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK ketika dikonfirmasi awak media, Senin (21/09/2020) melalui Kasubag Humas Polres Asahan, AKP Edi Plantino membenarkan adanya lima orang tahanan Polsek Pulauraja yang berhasil melarikan diri dari tahanan pada, Sabtu (19/09/2020) kemarin. Namun, satu dari dua tahanan yang berhasil ditemukan merupakan otak pelaku pelarian.

“Memang benar ada lima orang tahanan Polsek Pulauraja melarikan diri dari sel. Semuanya berhasil kabur setelah merusak ventilasi atas penjara. Namun, dari lima tahanan yang lari, dua sudah ditangkap. Sedangkan tiga lagi masih dilakukan pengejaran,” kata Edi Plantino.

Kedua tahanan yang sudah ditemukan itu, lanjut Edi Plantino, terpaksa diberikan tindak tegas dan terukur oleh petugas yang mencari mereka. Pasalnya, saat akan ditangkap keduanya berusaha melawan dan kabur saat akan diringkus.

“‘Kedua tahanan yang kabur ditemukan di dua lokasi yang berbeda. Aminudin ditemukan di Riau. Sedangkan Ramadhan Ritonga ditemukan di Sigambal Kabupaten Labuhan Batu. Karena keduanya melawan saat ditangkap, akhirnya anggota melakukan tindakan tegas dengan menembak betis kaki kiri keduanya,” sebut Edi Plantino.

Selain itu, Edi Plantino juga mengaku kalau tiga orang lagi masih dilakukan pengejaran ke arah Riau oleh Tim Polsek Pulauraja dibantu Tim Jatanras Polres Asahan.

“Doakan saja ketiga tahanan yang kabur segera ditangkap oleh tim  Polsek yang dibantu Jatanras Polres Asahan. Karena, informasi yang didapat ketiganya melarikan diri ke arah Riau,” pungkas Kasubag Humas Polres Asahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI