oleh

Diinformasikan Ada Lapak Judi Game Tembak Ikanan, Kapolres Pelabuhan Belawan Tak Indahkan Maklumat Kapolri

-KRIMUM-21 views
banner 728x90

Go Medan – Terkait adanya sejumlah lapak- lapak perjudian game tembak ikan-ikanan di Wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Dr. Mohammad Ramani Dayan, SH. MH tak mengindahkan Maklumat Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis.

Loading...

Sebelumnya adanya lapak perjudian game tembak ikanan yang masih beroperasi di Jalan Veteran, Belawan, selanjutnya awak media mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Dr. Mohammad Ramani Dayan melalui Akun Whats App nomor ponsel miliknya di 08211571xxxx pada Rabu (15-04-2020) pukul 16:01 WIB, sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.


Hal yang sama juga pernah dikonfirmasi awak media ini tentang masih berlangsungnya lapak perjudian game mesin ketangkasan di Komplek Kota Baru, Jalan Platina Raya, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli kepada Orang nomor satu di Mako Polres Pelabuhan Belawan tersebut pada tanggal 03 April 2020, sekira pukul 13:54 WIB, lagi- lagi AKBP Dr. Mohammad Ramani Dayan juga tidak ada jawaban meskipun Akun WA status online.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Sumut Institute, Osril L, SP.d. M.Si mengatakan, tentang larangan tidak berkumpul- kumpul di luar rumah untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) sebagaimana yang telah diintruksikan Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis harusnya ditindaklanjuti Anggota jajarannya namun kenyataan hal itu seolah tidak digubris Kapolres Pelabuhan Belawan.

“Dengan di bukanya dan masih berlangsungnya sejumlah lapak judi game tembak ikanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, dapat disimpulkan berarti, Kapolres Pelabuhan Belawan tidak mengindahkan intruksi Kapolri tentang larangan perjudian dan surat telegram Maklumat Kapolri tentang pencegahan virus Corona,” ucapnya kepada awak media ini di Medan.

Menurut pria kelahiran Provinsi Sumatera Utara ini menambahkan, tidak adanya tindakan Aparat penegak hukum di Wilayah perjudian atas lapak- lapak judi tersebut, dia menyebut hal itu perlu diberi sanksi tegas oleh ankumnya.

“Dalam hal ini Kapolri melalui Kapolda Sumut harus melakukan evaluasi kepada Kapolres Pelabuhan Belawan karena dianggap melakukan pembiaran dalam perjudian tersebut seolah tidak ada pencegahan penyebaran virus corona sedikitpun dalam menindaklanjuti Maklumat Kapolri untuk tidak berkumpul- kumpul di areal tempat perjudian,” tegas Osril.

Lapak Perjudian Game Ikanan Resahkan Masyarakat Sekitar

Keresahan warga masyarakat sekitar tentang adanya lapak- lapak perjudian game tembak ikanan dikeluhkan melalui awak media ini.

“Lapak judi game ikanan di Jalan Veteran itu ada dua lokasinya, pertama disamping bioskop Cahaya lama dan disamping Photo Copy Hawai dekat Masjid. Besekitar kurang lebih berjarak 500 meter dari rumah dinas Kapolres Pelabuhan Belawan. Pemiliknya inisial AL, sudah lama buka dan tidak ditindak, heran juga bang, apalagi di masa situasi corona ini, warga dilarang kumpul tapi para pejudi tidak ada larangan,” ungkap warga yang tak ingin ditulis namanya kepada awak media.

Warga berharap agar Kapolri, Jenderal Idham Azis melalui Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin memberikan ketegasan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan yang membiarkan dibukanya lapak- lapak judi game uang tukar koin tersebut.

“Harusnya pihak Kepolisian berterima kasih kepada kami warga yang telah menginformasikan adanya lapak- lapak judi tersebut, hanya melalui media lah kami bisa menuangkan keluhan kami bang, moga segera ditutup lapak- lapak judi di kawasan Medan Utara ini karena telah meresahkan, selain judi game tembak ikanan, judi togel pun marak di kawasan ini bang,” jelas warga.

Hasil pengamatan di lokasi- lokasi perjudian game tembak ikanan tersebut, terlihat para pemain memasuki pintu kaca hitam dan sejumlah kendaraan roda dua terparkir di depan pintu masuk.

(Toni Go Medan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI