oleh

Giat Akhir Tahun 2019, Bupati Taput Pimpin Rakor Perangkat Daerah 

-PEMKAB-108 views
banner 728x90

TAPUT (Go Medan) – Dalam melaksanakan program dan kegiatan pada akhir tahun 2019, Bupati Tapanuli Utara, Drs. Nikson Nababan, M. Si memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Perangkat Daerah, Jum’at (20/12/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Partungkoan, Tarutung tersebut turut dihadiri oleh pimpinan OPD, Kepala Bagian, para Camat, Kepala Sekolah serta para korwil.

Loading...

Bupati Taput, Drs. Nikson Nababan, M. Si didampingi Sekda, Indra Simare – mare bersama para Staf Ahli Bupati dan para Asisten berharap agar pelaksanaan pekerjaan sesuai tugas dan fungsi diperbaiki dan semakin ditingkatkan kualitasnya.

“Tahun depan jangan ada lagi terulang kesalahan-kesalahan pekerjaan, lakukan peningkatan kualitas pekerjaan anda. Saya juga tegaskan agar segera diganti pejabat maupun kepala sekolah yang tidak taat pada ketentuan termasuk dalam penyelesaian tanggung jawabnya,” tegas Orang nomor satu di Pemkab Taput.

Pada kesempatan itu, Bupati Nikson Nababan juga memberikan kesempatan kepada para Asisten, Staf Ahli Bupati dan beberapa OPD untuk menyampaikan paparan singkat terkait pelaksanaan kegiatan, pelayanan masyarakat dan pemerintahan.

Dalam hal ini, dirinya juga berpesan agar beberapa masukan tersebut harus segera dipetakan semua termasuk permasalahan Penataan Kota tahun depan dengan taman kotanya. Kantor Camat dan Sekolah harus aktif melaksanakan senam 3S,” ucap Bupati.

Sebagai pemimpin rapat, Bupati Nikson juga menjelaskan tentang bebeberapa isu yang sedang hangat seperti perobohan Patung di lokasi Salib Kasih sudah merupakan ketetapan sebagai ‘total lost’ kemudian lahan RSUD Tarutung akan diselesaikan melalui hukum karena dibutuhkan legalitas agar Rumah Sakit dapat ditingkatkan fisik dan prasarananya.

Tak hanya itu saja, lanjut Bupati Nikson menjebutkan, masalah air minum PDAM agar Camat dan Kepala Sekolah turut membantu sehingga tidak terjadi pencurian karena sumber air yang kurang serta tetap ditingkatkan gotong royong untuk mengatasi banjir yang disebabkan tingginya curah hujan serta terkait pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya.

“Mengenai pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya, kita harus memperhatikan adanya Moratorium yang tidak memperbolehkan pendirian Universitas Negeri baru. Kita sedang melakukan kajian pendirian Universitas Negeri karena dibutuhkan transformasi IAKN menjadi Universitas Negeri ini.

Saya juga melihat, lanjutnya berkata, bahwa Universitas Negeri ini sebagai salah satu ‘triger’ untuk pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara. Kita juga perlu mempertimbangkan bahwa sudah banyak denomasi Gereja yang memiliki sekolah tinggi sehingga dikhawatirkan nantinya tidak memiliki lahan pekerjaan yang cukup. Pendirian Universitas Negeri ini demi kemajuan seluruh Tapanuli Raya, mari singkirkan ego segelintir orang,” pesan Bupati.

Ditambahkannya, Kepala Sekolah selaku yang bersentuhan langsung dengan pembinaan siswa harus bekerja dengan serius dan menjadi contoh demi menciptakan generasi muda yang berkualitas.

“Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, sekolah yang berlokasi pada jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten harus dicat yang baru agar lebih indah termasuk taman sekolah dan segera dibentuk Badan Usaha Antar Desa agar kita mampu mengadakan Cold Storage dan usaha lain kemudian penanganan kebersihan, kesehatan, perhubungan tidak boleh libur sampai dengan minggu pertama Januari 2020  terutama Tarutung dan Siborong – borong,” imbau Bupati sembari menutup rapat.

Kegiatan rapat koordinasi berjalan tertib dan lancar sampai selesai.

(Taput/GM, Toni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI