oleh

Ini Sambutan Kepala BNNP Sumut Pada Acara Rapat Koordinasi di Cambridge

-BNN-23 views
Go Medan
Dalam acara Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan dilaksanakan di Hotel Cambridge, lantai 25 Medan, Kamis (05/09/2019) sekira pukul 09:00 wib s/d selesai.
Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Drs Atrial, SH dalam sambutannya mengungkapkan, masalah penyalahgunaan narkotika telah menjadi masalah yang tengah dihadapi oleh semua bangsa di dunia, tidak terkecuali oleh Bangsa Indonesia.
Menurut hasil penelitian UI dan BNN pada tahun 2017 kepada kelompok usia 10-59 Tahun, kata Brigjen Pol Atrial, diketahui jumlah penyalahguna narkotika mencapai 1.77% atau sekitar 3.376.115 orang dari total populasi penduduk Indonesia.
Lanjut Jenderal bintang satu ini menjelaskan, Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini berada pada peringkat ke-2 sebagai Provinsi dengan jumlah penyalahguna terbanyak di Indonesia dengan angka prevalansi sebesar 2,53 % atau setara dengan 256.478 jiwa.
” Penyalahgunaan terhadap narkotika ini tentu saja menimbulkan berbagai kerugian dan kerusakan bagi negara, mulai dari penurunan kualitas kesehatan masyarakat, kualitas sumber daya manusia hingga kerugian ekonomi.
Diestimasikan kerugian biaya sosial ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba secara nasional yang terjadi pada tahun 2017 mencapai 84,6 Trilyun (PPK UI, 2017),” sebutnya.
Menurut Brigjen Pol Atrial, BNN menyadari bahwa setiap upaya pencegahan dan pemberantasan dan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) tidak akan pernah bisa berhasil tanpa keterlibatan seluruh komponen masyarakat secara langsung.
” Berbagai upaya telah dilakukan oleh BNN sebagai leading sector dalam persoalan narkotika, salah satunya adalah melalui program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M).
Program Dayamas ini merupakan ujung tombak dari program P4GN, yang menyatukan dan menggerakkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Salah satu elemen penting dalam program pemberdayaan ini adalah adanya dukungan dari elemen masyarakat.
Sepanjang tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara telah terbentuk yakni: 22 Kelurahan/Desa bersih narkoba “BERSINAR” yang menjadi Pilot project bagi kelurahan/desa di Provinsi Sumatera Utara, 1.752 Relawan dan Penggiat anti narkoba, Lifeskill/Pelatihan keterampilan pada 3 kawasan rawan narkoba di Kabupaten/Kota serta Kader Rehabilitasi berbasis masyarakat sebagai perpanjangan tangan BNN di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini pula disampaikan bahwa BNNP Sumut bersama Pemerintah Kota Medan dan PTPN 3 (PERSERO) telah mendirikan Posko Bersih narkoba di enam (6) lingkungan Kelurahan Lalang, Kec. Medan Sunggal.
Elemen masyarakat yang terdiri dari Tokoh-tokoh Agama, Suku, Ras juga tokoh-tokoh berpengaruh di masyarakat dapat menjadi motor penggerek program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekuraor narkotika di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, bapak dan ibu akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang P4GN.
Adapun output dari kegiatan ini, bapak dan ibu diharapkan dapat menjadi penggiat anti narkoba di lingkungan bapak ibu bekerja maupun dapat menjadi katasilator. Besar harapan kami kepada bapak ibu sekalian untuk tidak menyia-nyiakan kegiatan hari ini dengan mengaplikasikan hal-hal yang  diperoleh untuk kepentingan bangsa. karena tugas dalam menanggulangi permasalahan narkoba bukan hnaya menjadi tugas dan tanggung jawab BNN semata namun menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Kepala BNNP Sumut.
Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah: diharapkan peran serta dari pelaksana kegiatan pendidikan khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di harapkan dapat memasukkan mata ajaran mengenai P4GN di lingkungan sekolah yang ada dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan peserta rapat koordinasi dimana didalam hal tersebut dicapai kesepakatan  untuk tahap awal yang menjadi pilot project didalam pelaksanaan program tersebut adalah SMAN I  Medan, SMAN II Medan dan SMKN 10 Medan, kemudian dilanjutkan mengenai program P4GN untuk di dinas pendidikan  dimasukkan Kedalam program terintegrasi,Dimana program tersebut akan dibahas lebih lanjut antara BNNP SUMUT dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara tentang petunjuk teknis pelaksanaan program tersebut.

Acara rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Ruslan, SH, Kabid P2M BNNP Sumut, Drs Tuangkus Harianja, MM dan peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 20 orang terdiri dari Pengawas,Kacabdis Pendidikan,Kepala Sekolah   dan tenaga ahli dari Dinas Pendidikan Sumatera Utara dengan berjalan dengan baik dan lancar serta diakhiri dengan foto bersama.
(Humas BNNP Sumut/GM, Toni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI