oleh

Acara Workshop P4GN Dilingkungan Masyarakat Dilaksanakan di Cambridge

-BNN-25 views
Go Medan
Acara Workshop P4GN Dilingkungan Masyarakat dilaksanakan di Hotel Cambridge Medan, lantai 26, Medan, Kamis (05/09/2019) siang.
Adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah: diharapkan melalui kegiatan yang hari ini kita laksanakan,para peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dibidang P4GN,adapun output dari kegiatan Ini,diharapkan dapat menjadi Penggiat Anti Narkoba Dilingkungan  kerja maupun lingkungan sekitarnya .dan dapat menjadi katalisator program P4GN di masyarakat.Dan diharapkan untuk mengaplikasikan hal hal yang diperoleh untuk kepentingan bangsa.
Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Drs Atrial, SH dalam sambutannya mengatakan, masalah penyalahgunaan narkotika telah menjadi masalah yang tengah dihadapi oleh semua bangsa di dunia, tidak terkecuali  oleh Bangsa Indonesia.
” Menurut hasil penelitian UI dan BNN pada tahun 2017 kepada kelompok usia 10-59 tahun, diketahui jumlah penyalahguna narkotika mencapai 1.77% atau sekitar 3.376.115 orang dari total populasi penduduk Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan Jenderal bintang satu ini mengatakan, Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini berada pada peringat ke-2 sebagai provinsi dengan jumlah penyalahguna terbanyak di Indonesia dengan angka prevalansi sebesar 2,35 % atau setara dengan 256.478 Jiwa.
” Penyalahgunaan terhadap narkotika ini tentu saja menimbulkan berbagai kerugian dan kerusakan bagi negara, mulai dari penurunan kualitas kesehatan masyarakat, kualitas sumber daya manusia hingga kerugian ekonomi.
Diestimasikan kerugian biaya sosial ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba secara nasional yang terjadi pada tahun 2017 mencapai 84,6 TRILYUN (PPK UI, 2017),” sebutnya.
Sebagai Orang nomor satu di kantor BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial menuturkan, BNN menyadari bahwa setiap upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) tidak akan pernah bisa berhasil tanpa keterlibatan seluruh komponen masyarakat secara langsung.
” Berbagai upaya telah dilakukan oleh BNN sebagai leading sector dalam persoalan narkotika, salah satunya adalah melalui program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M).
Program Dayamas ini merupakan ujung tombak dari program P4GN, yang menyatukan dan menggerakan peran serta seluruh elemen masyarakat. Salah satu elemen penting dalam program pemberdayaan ini adalah adanya dukungan dari elemen masyarakat.
Sepanjang tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara telah terbentuk antara lain: 22 Kelurahan/Desa beraoh Narkoba “BERSINAR” yang menjadi Pilot bagi Kelurahan/Desa di Provinsi Sumatera Utara, 1.752 Relawan dan Penggiat Anti Narkoba, Lifeskill/Pelatihan keterampilan pada 3 kawasan rawan narkoba di Kabupaten/Kota serta Kader Rehabilitasi berbasis masyarakat sebagai perpanjangan tangan BNN di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini disampaikan pula bahwa BNNP Sumut bersama Pemerintah Kota Medan dan PTPN 3 (Persero) telah mendirikan Posko Bersih Narkoba di Enam (6) Lingkungan Kel. Lalang, Kec. Medan Sunggal.
Elemen masyarakat yang terdiri dari Tokoh-tokoh Agama, Suku, Ras, juga Tokoh-tokoh berpengaruh di masyarakat dapat menjadi motor penggerak program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekuraor narkotika di lingkungan masyarakat
Karena tugas dalam menanggulangi permasalahan narkoba bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab BNN semata namun menjadi tugas dan tanggung jawab kita semua,” jelasnya.
Acara yang dimulai dari pukul 11:00 WIB s/d Selesai tersebut juga dihadiri oleh Kasi Dayamas Bid P2M BNNP Sumut, Nurfadillah S.PSi sedangkan Peserta yang hadir pada kegiatan itu berjumlah 20 Orang yang terdiri dari PGI, MUI Provinsi Sumatera Utara dan Duta  Generasi Berencana (GENRE) BKKBN.
Amatan di lokasi terlihat kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, dan diakhiri dengan foto bersama.
(Humas BNNP Sumut/GM, Toni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI