banner 468x60

Mantan Napi Aniaya Penjaga Komplek Ayahanda Boulevard Pakai Sajam

 Peristiwa
banner 468x60

Teks. Gambar: Korban Jaka Wahyudi (40) Ketika Memperlihatkan Luka Robek Dibagian Bibir Atas Akibat Terkenak Sajam Milik Pelaku Edi di Perumahan Ayahanda Boulevard, Jalan Tinta, Nomor 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah, Minggu (23/06/2019) Pukul 12:30 WIB. (GM)

 

Go Medan

Pelaku Edi (32) yang diketahui mantan Narapidana dalam Kasus Narkoba melakukan penganiayaan terhadap seorang penjaga Komplek Ayahanda Boulevard, Jalan Tinta, Nomor 19, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam), Minggu (23/06/2019) siang.

Dijelaskan Korban Jaka Wahyudi (40) warga Jalan Tinta, Kel. Sei Putih Barat, Kec. Medan Petisah mengatakan, kejadian penganiayaan terhadap dirinya berawal saat pelaku Edi seorang diri mendatanginya sekira pukul 12:30 WIB ketika sedang posisi berjaga di komplek tersebut, setelah berjumpa lalu pelaku menanyakan kepada korban, aku mau jaga disini,? ucap pelaku, mendengar itu, korban menjawab, kalau itu, kau tanya aja sama orang komplek ini, karena orang dalam udah gak suka lihat kau,” kata korban kepada pelaku.

Lalu pelaku yang diketahui tinggal di Jalan Periuk, Gang Subur, Kel. Sei Putih Tengah, Kec. Medan Petisah bertanya lagi, kok bisa, sebutnya, kalau enggak kita bagi tiga kemudian korban menjawab enak kali kali kau, mendengar itu, pelaku spontan memukul wajah korban sembari mengambil sajam yang disimpan dibalik bajunya.

Korban yang mengetahui pelaku menggunakan sajam sempat melakukan perlawanan.

“Setelah dia (Edi) memukul bagian wajahku kulihat dia ambil sajam dari balik bajunya dan mengarahkan kebagian dadaku, untung aku tangkis dan dia arahkan sajamnya kebagian muka ku hingga koyak bibirku setelah itu dia lari arah Jalan Gang Agenda naik keretanya dan kejadian itu juga disaksikan warga sekitar,” terang korban.

Atas peristiwa itu korban bapak beranak dua itu mengakibatkan korban yang diakrab disapa Boyok mengalami luka bengkak dan robek dibagian bibir sebelah kanan atas, lembam dibagian pipih kiri dan terkilir dibagian jempol kiri usai mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Brimobdasu, Jalan. Wahid Hasym, Kec. Medan Baru.

Tak senang atas perlakukan pelaku Edi lalu korban Boyok dengan menggunakan pakai security mendatangi Mako Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah membuat laporan polisi.

Usai dimintai keterangan selanjutnya petugas SPKT menyarankan agar korban pergi berobat dan visum atas luka yang dideritanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimobdasu, Jalan Wahid Hasym, Kec. Medan Baru.

Setelah mendapatkan pertolongan medis, diketahui luka robek di bibir sebelah kanan atas korban mendapatkan 10 jahitan dengan biaya Rp.181.000.

Selanjutnya korban kembali mendatangi Polsek Medan Baru untuk melengkapi surat pengaduan dirinya.

Atas kejadian ini, korban berharap agar polisi segera menangkap pelaku Edi untuk diproses lanjut.

“Sebagai korban saya harap polisi secepatnya menangkap Edi dan tidak ada kata damai dalam masalah ini,” tegas korban.

Menurut keterangan warga sekitar, sebelumnya pelaku Edi pernah juga memecahkan kaca jendela pos komplek tersebut serta sudah sangat meresahkan warga.

“Pokoknya si Edi udah meresahkan kalilah, dari dulu dia buat onar di kampung ini. Mudah-mudahan cepat ditangkap polisi orang kayak gitu karena warga sini udah resah karena ulahnya, udah bolak balik masuk penjara itu anak diantaranya kasus narkoba dan pernah juga cari masalah sama anggota Tentara,” keluh warga Jalan Tinta.

(GM)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan