banner 468x60

Sukseskan Pemilu 2019, Ini Penjelasan Pangdam IV/Diponegoro

 PENDAM IV/DIPONEGORO
banner 468x60

SEMARANG (Go Medan)

Bersama Personel, fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki, Kodam IV/Diponegoro siap membantu penyelenggara Pemilu 2019.

Dalam hal ini KPU agar nantinya dapat berjalan lancar. Kodam juga siap membantu Aparat Kepolisian untuk mengamankan jalannya Pemilu, sehingga berjalan tertib, aman dan sukses.

Kata Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.,  mengawali dialog interaktif “MEMILIH ITU JUARA” di Auditorium RRI, Semarang, Jum’at (25-01-2019).

Acara yang disiarkan secara langsung RRI Semarang dengan mengambil topik “MENYUKSESKAN PEMILU 2019” ini juga menghadirkan Kepala LPP RRI Semarang, Drs. H. Anhar Achmad SH, MH, MM, MBA, Ketua KPID Jateng, Budi Setyo Purnomo, Ketua KPU Jateng, Yulianto Prabowo, Ketua Bawaslu Jateng, Fajar SAKA dan Ketua PWI Jateng, Amir Mahmud.

Pangdam IV/Diponegoro menjelaskan, Kodam IV/Diponegoro akan all out untuk membantu penyelenggara Pemilu, tetapi tidak untuk peserta Pemilu.

Kodam akan bekerja secara maksimal dengan mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki baik personil, materiil, maupun sumber daya lainnya dalam rangka mensukseskan dan mengamankan Pemilu 2019.

“ Bila KPU kesulitan dalam pendistribusian logistik, kami siap membantu baik Personel, materiil, sarana dan prasarana lain. Asal untuk penyelenggara Pemilu kami siap, tapi bila untuk peserta pemilu sangat dilarang,” ucapnya.

Lanjut Jenderal bintang dua menuturkan, demikian juga dalam hal pengamanan, Pangdam mengungkapkan, bahwa Kodam IV/Diponegoro sudah menyiagakan pasukannya yang setiap saat siap untuk dikerahkan guna membantu Aparat Kepolisian.

“ Pasukan sudah kita siapkan, dan kami selalu memonitor perkembangan situasi sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan kami siap,” sebutnya.

Disoal tentang sinergitas, papar Pangdam, Kodam IV/Diponegoro dan Polda selalu bersinergi dan bersama-sama dalam memetakan kondisi wilayah.

Pada dasarnya seluruh wilayah memiliki potensi kerawanan, walaupun dengan kualitas maupun intensitas yang berbeda, sehingga kita harus selalu bersinergi sehingga siap menghadapi semua kemungkinan itu.

“ TNI-Polri melalui satuan dan Aparat Kewilayahan selalu bersinergi dengan melakukan kegiatan bersama, seperti dialog-dialog dan kegiatan lain,” cetus Pangdam.

Diterangkan Pangdam, Babinsa sebagai Prajurit yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat bersama Babinkamtibmas harus bisa menciptakan kesejukkan di masyarakat.

Bila ada informasi yang tidak benar dari sumber yang tidak benar, mereka  akan mencarikan dan memberikan informasi yang benar dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Hal tersebut untuk memberikan pencerahan dan kenyamanan kepada masyarakat agar wilayahnya benar-benar kondusif,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menegaskan bahwa Prajurit Diponegoro akan memegang teguh Netralitas TNI dan tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar.

“Apabila masyarakat menemukan prajurit yang tidak netral, bisa langsung melaporkannya kepada saya atau satuan terdekat, pasti akan kita tanggapi dan akan kita tindaklanjuti dengan pemberian sanksi hingga pemecatan. Tentu sesuai dengan tingkat dan kadar kesalahannya,” pungkas Pangdam mengakhiri dialognya.

(Semarang, Pendam IV/Diponegoro)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan