banner 468x60

PJ Gubsu Tandatangani MoU Kesepakatan Kembangkan Danau Toba

 Wisata
banner 468x60

Go Medan

Pengembangan wisata kawasan Danau Toba di Sumatera Utara dengan tujuan memberikan dampak perekonomian yang baik bagi masyarakat sekitar danau terbesar di Asian tersebut.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) se-kawasan Danau Toba dan dunia industri/usaha.

Bidang Infrastruktur transportasi merupakan salah satu yang menjadi prioritas. Hal itu terwujud dalam penandatanganan kesepakatan bersama kerjasama (MoU) Penyelenggaraan Transportasi di Kawasan Danau Toba dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Vokasi pada SMK Pariwisata, Senin (03 September 2018) di Hotel Aryaduta Medan.

Kesepatakan itu ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu), Eko Subowo, Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput), Drs Mauliate Simorangkir, Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Saut Parlindungan Simamora, Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga, mewakili Bupati Pakpak Bharat dan Bupati Toba Samosir, serta mewakili dunia usaha.

Hasil kesepakatan bersama, yaitu pengembangan transportasi untuk mendukung konektifitas baik udara, danau maupun darat, guna mendukung destinasi wisata prioritas Danau Toba.

Selanjutnya adalah kesepakatan bersama mengenai pendidikan vokasi untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

“ Karena kita ketahui pariwisata itu memanfaatkan sumber daya alam, yang pengembangannya melalui infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM),” ungkap Pj Gubsu, Eko Subowo.

Dia menjelaskan, kesepakatan ini, sangat baik untuk pengembangan pariwisata Danau Toba. Namun masih diperlukan kesepakatan-kesepakatan lainnya, seperti kesepakatan antara pemerintah kabupaten sekitar Danau Toba dengan dunia usaha di daerah ini.

“ MoU ini, nantinya harus ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih konkrit menyangkut program kegiatan dan anggaran, siapa yang melakukan, kapan dan dimana, serta berapa biayanya. Yang selanjutnya akan dilaporkan kepada pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan-dukungan program dan pembiayaan dari pemerintah pusat,” papar Pj Gubsu

Sedangkan menurut Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri menyampaikan, pertemuan pembahasan pengembangan pariwisata Danau Toba ini adalah pertemuan ke empat.

Tiga kali di Provinsi dan satu kali di Danau Toba untuk menunjang program prioritas wisata nasional yang salah satunya adalah Danau Toba.

“ Pada hari ini ditandatangani dua kesepakatan bersama. Yaitu perjanjian kerjasama transportasi dan perjanjian kerjasama pembinaan pengembangan pendidikan vokasi pada sekolah menengah kejuruan bidang pariwisata berbasis kompetensi selaras dan sesuai dengan dunia usaha pariwisata di kawasan Danau Toba,” kata Sugiarto, SE. MSi.

Sementara peserta rapat pada kegiatan penandatanganan kerjasama ini terdiri dari pejabat dari Provinsi Sumatera Utara yang membidangi kerjasama, perhubungan, pendidikan dan pariwisata.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, para bupati di kawasan Danau Toba, para ketua asosiasi pariwisata seperti ASITA, PHRI, ICA serta stakeholder yang terkait dengan pengembangan kawasan Danau Toba Sumatera Utara.

” Kegiatan ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” pungkasnya.

(Osriel Limbong)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan