oleh

Giat Perawatan, Penyiangan dan Pemupukan Tanaman Jagung, Danramil Beri Keterangan

banner 728x90

Teks. Gambar: Babinsa Serda Dedy Irawadi dan Kopda Agusti Bersama Ketua Kelompok Tani Jambu Bapak D. Saragih Serta Masyarakat Saudara K. Ginting Saat Melaksanakan Perawatan Penyiangan dan Pemukukan Tanaman Jagung, Jumat (19-10-2018). (GM/Penrem 022/PT)

 

Loading...

 

SIMALUNGUN (Go Medan)

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Mariah Dolok Koramil 18/Saran Padang Jajaran Kodim 0207/Simalungun, Serda Dedy Irawadi dan Kopda Agusti bersama Ketua Kelompok Tani Jambu Bapak D. Saragih serta masyarakat saudara K. Ginting melaksanakan perawatan penyiangan dan pemupukan tanaman jagung.

Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan tanaman jagung yang sehat dan subur, disamping penyiangan juga perlu dilakukan pemupukan jenis pupuk NPK dengan komposisi yang merata, pemupukan pertama dilakukan umur tanaman 7 hari setelah tanam dengan komposisi Urea 200 kg/ ha, sp 36 150/ha, KCL 100 kg/ha selanjutnya pemupukan kembali dilakukan saat usia jagung 21 Hari. Kebutuhan jagung di Indonesia cukup tinggi, untuk itu Babinsa ikut mendukung program pemerintah melakukan pengawalan dan pendampingan dimulai dari olah lahan. Perawatan serta pendistribusian pupuk sampai kepada petani.

Komandan Koramil 18/Saran padang, Kapten Inf Robinton Damanik mengungkapkan Jagung merupakan tanaman biji-bijian yang berasal dari dataran Amerika dan menyebar ke dataran Asia dan Afrika melalui jalur perdagangan yang dilakukan oleh bangsa Eropa. Menurut catatan sejarah jagung masuk ke Indonesia sekitar abad ke- 16. Penyebaran jagung ke seluruh pelosok dunia tidak terlepas dari besarnya manfaat yang diberikan kepada manusia dan hewan,” ungkap Kapten Inf Robinton Damanik, Jumat (19-10-2018).

Dijelaskannya, di Indonesia jagung menempati posisi nomor 2 sebagai komoditi paling dibutuhkan setelah padi. Bahkan di daerah Madura, jagung dimanfaatkan sebagai makanan pokok, beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari tanaman jagung, yaitu: batang dan daun dapat dijadikan sebagai pakan ternak, untuk buah jagung muda dapat diolah menjadi sayuran, bakwan ataupun bergedel, untuk Biji jagung tua didapat dijadikan sebagai pengganti nasi, tepung, bihun, bahan campuran kopi bubuk, biskuit, kue kering, bahan baku industri bir dan lain-lain,” lanjut Danramil.

Kapten Inf Robinton Damanik menambahkan Kodim 0207/Simalungun melalui Garda terdepan Babinsa siap membantu program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan (pajale),” terangnya.

Menurut tanggapan Masyarakat dan Ketua kelompok Tani Desa Mariah Dolok, Kecamatan Dolok Silau, Bapak Saragih dan bapak Ginting mengucapkan terimakasih kepada Babinsa Koramil 18/SP Kodim 0207/Simalungun yang telah turut mendampingi petani mulai dari olah lahan penyiangan dan pendistribusian pupuk kiranya kerja sama seperti ini tetap terjalin dengan baik.

(Simalungun, GM/Penrem 022/PT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI