oleh

Danramil 18/Saran Padang: Penyandang Disabilitas Tak Boleh Minder

banner 728x90

Teks. Gambar: Babinsa Koramil 18/Saran Padang Jajaran Kodim 0207/Simalungun Bersama Kepala Sekolah Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat GKPS, Bapak ST VT Sipayung Saat Memberikan Pelatihan Terhadap Anak Kaum Diafabel di Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. (GM/Penrem 022/PT)

 

Loading...

 

SIMALUNGUN (Go Medan)

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Saran Padang Jajaran Kodim 0207/Simalungun, Serma Sinuhaji dan Serda Agus Muliono bersama Kepala Sekolah Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat GKPS, Bapak ST VT Sipayung memberikan pelatihan terhadap Anak Kaum Diafabel anak kebutuhan khusus di Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.

Danramil 18/Saran Padang, Kapten Inf Robinton Damanik, Rabu (17-10-2018) mengatakan, penyandang disabilitas di Indonesia tak boleh minder. Sebaliknya, mereka harus tampil percaya diri, memiliki semangat, daya juang, semangat belajar, dan kreatif. “Sudah banyak buktinya penyandang disabilitas memiliki prestasi hebat di berbagai bidang, baik pendidikan, olah raga, musik, ekonomi, dan sebagainya,” ungkapnya.

Menurut Kapten Inf Robinton, Anak Disabilitas masih menjadi hal yang tabu ditengah tengah masyarakat sampai saat ini masih banyak orang beranggapan bawa penyandang Disabilitas tidak layak menempati posisi penting ditengah tengah masyarakat akibatnya diantara mereka tersingkirkan dari kehidupan sosial.

Babinsa turut memberikan materi dan melatih kepercayaan diri bagi anak penyandang Disabilitas dengan cara menangkap ikan dalam kolam dengan menggunakan jaring pelatihan tersebut butuh kesabaran dan seni tersendiri. Siswa kaum Difabel Kecamatan Dolok Silau berjumlah 10 orang yang dikelola oleh Gereja GKPS dengan usia rata-rata 10 tahun.

Kapten inf Robinton Damanik menambahkan kaum difabel memang berbeda, tetapi perbedaan itu bukan alasan menolak mereka untuk mengenyam pendidikan disekolah yang layak, oleh karena itu kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama mari kita bersama-sama turut mendukung dan membantu kegiatan anak kaum Difabel agar mereka memiliki kepercayaan diri,” harap Danramil.

Menanggapi hal itu, Kepala sekolah RBM disabilitas, Bapak ST VT Sipayung berharap kepada Babinsa Koramil 18/SP tetap turut berpartisipasi dalam pembinaan kaum difabel sehingga dapat meningkatkan semangat hidup bagi anak-anak untuk dapat berada ditengah tengah masyarakat.

(Simalungun, GM/Penrem 022/PT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI