oleh

Kunjungi PLTU Labuhan Angin, Danrem 023/KS Dampingi STERAD

Teks Gambar: Gunakan Speedboat, Danrem 023/KS, Kol. Inf Mohammad Fadjar MPICT Saat Mendampingi Paban II/Puanter Sterad, Kolonel Kav Prince Meyer Putong, SH Menuju PLTU Labuhan Angin, Kab. Tapteng Selasa (24-07-2018) pagi. (GM/Penrem 023/KS)

 

TAPTENG (Go Medan)

Dalam mengunjungi PLTU Labuhan Angin Wilayah Kodim 0211/TT, Kab. Tapteng, Danrem 023/KS mendampingi Rombongan Staf  Teritorial Angkatan Darat (STERAD), Selasa (24-07-2018) sekira pukul 08:25 WIB.

Sebelumnya Danrem 023/KS, Kol. Inf Mohammad Fadjar MPICT didampingi Dandim 0211/TT, Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Kasiter, Letkol Inf Nelson Rajagukguk, Ass Manager PLTU Labuan Angin, Yosef Sebastian Tobing menyambut baik rombongan STERAD saat tiba di Bandara DR. FL. Tobing, Kec. Pinang Sori, Kab. Tapteng.

Adapun rombongan STERAD terdiri dari Kolonel Kav Prince Meyer Putong, SH (Paban II/Puanter Sterad), Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan (Pabandya-2/Waslatter & Katpuan Sterad) dan Mayor Inf Denny.

Selanjutnya rombongan menuju Hotel Prima Kota Sibolga kemudian dengan menggunakan Speedboat dari Hotel WI, rombongan menuju PLTU Labuhan Angin, Kab. Tapteng.

Setelah Tiba di PLTU Labuhan Angin, rombongan menerima presentasi dari Staf PLTU Labuhan Angin setelah itu dilanjutkan melakukan peninjauan ke lapangan.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin Sibolga merupakan salah satu pembangkit yang terinterkoneksi di Sumatera bagian Utara (Sumut), yang dibuat untuk membantu meningkatkan pelayanan listrik Sumut.

PLTU ini sendiri adalah salah satu pembangkit listrik yang dalam pengoperasiaannya menggunakan peralatan (komponen-komponen) yang saling berkaitan antara satu dan yang lainnya seperti boiler, turbin uap, generator, trafo, dan lain sebagainya.

Pada kegiatan tersebut, Kolonel Kav Prince Meyer Putong, SH, menjelaskan, ada Nota kesepahaman PT PLN (Persero) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

” Nota kesepahaman tentang penyelenggaraan pendampingan dan pelatihan dalam rangka penerimaan dan pengujian batubara,” kata Paban II/Puanter Sterad.

Mantan Dandim 0205/TK ini menambahkan, Nota kesepahaman ini meliputi pendampingan oleh TNI AD pada proses penerimaan dan pengujian batubara serta pelatihan personel dalam rangka pengujian kuantitas dan kualitas batubara yang digunakan sebagai energi primer pembangkit PLN,” papar Kolonel Kav Prince Meyer Putong, SH.

Sedangkan menurut tanggapan Prince Meyer Putong mengatakan, kerjasama ini bagian dari upaya mendukung sistem ketahanan ketenagalistikan nasional.

” Sebagai tindaklanjut nota kesepahaman tersebut TNI Angkatan Darat menyiapkan dan memilih personel nya dengan melalui tes psikologi untuk ditugaskan membantu PLN,” ujarnya.

Diketahui kerjasama pelaksanaan pendampingan dan pelatihan penerimaan dan pengujian batubara untuk pembangkit listrik berbahan bakar batubara (PLTU) di Pulau Sumatera terdiri dari enam (6) lokasi antara lain:

1. PLTU Nagan Raya, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

2. PLTU Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara

3. PLTU Labuan Angin, Kabupaten Sibolga, Provinsi Sumatera Utara

4. PLTU Ombilin, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

5. PLTU Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung

6. PLTU Teluk Sirih, Kabupaten Bungus, Provinsi Sumatera Barat.

(Tapteng, GM/Penrem 023/KS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI