banner 468x60

Kabag Tapsah Ditajenad Awasi Giat Samapta UKP di Makorem 023/KS

 Sport
banner 468x60

Teks Gambar: Bersama Kasrem 023/KS, Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa dan Kasi Ops, Letkol Inf TP Lobuan Simbolon, Kabag Tapsah Ditajenad, Letkol CAJ Hesty Supriyanti Saat Melakukan Pengawasan Test Kesamaptaan Jasmani UKP di Lapangan Samapta Korem 023/KS, Jln. Datuk Itam, Nomor 1, Kota Sibolga, Senin (07-05-2018). (GM/Penrem 023/KS)

 

SIBOLGA (Go Medan)

Kepala Jasmani Korem 023/Kawal Samudera, Kapten H. Sirait memimpin pelaksanaan test Kesamaptaan Jasmani Usul Kenaikan Pangkat (UKP) Prajurit Bintara dan Tamtama jajaran Korem 023/K dan Kodim, Periode 1 Oktober 2018 (01/10/2018) yang dilaksanakan di Lapangan Smapta Korem 023/KS Jln Datuk Itam Nomor 1 Kora sibolga , Senin 07-05-2018.

Dalam pelaksanaan kegiatan test Kesamaptaan Jasmani yang berjumlah 268 orang Prajurit terdiri dari 160 orang tingkat Bintara dan 99 orang tingkat Tamtama tersebut diawasi oleh Kabag Tapsah Ditajenad, Letkol CAJ Hesty Supriyanti, Kasrem 023/KS, Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa dan Kasi Ops, Letkol Inf TP Lobuan Simbolon.

 Kegiatan Tes Kesamaptaan Jasmani ini merupakan salah satu syarat yang harus menjadi perhatian bagi prajurit, agar dapat dapat diajukan dalam UKP, diharapkan setiap prajurit dapat memperjuangkan hasil yang terbaik dari diri sendiri karena samapta dan renang militer adalah merupakan persyaratan mutlak untuk UKP.

Pada kesempatan itu, Kajasrem 023/KS, Kapten H. Sirait mengatakan, pelaksaaan tes Kesegaran Jasmani bagi Prajurit yang UKP ini adalah lari dengan jarak tempuh adalah 3.200 meter (Samapta A), Pull Up selama 1 menit, Sit Up selama 1 menit, Push Up selama 1 menit dan shuttle run secepat-cepatnya (Samapta B).

” Untuk menentukan jumlah nilai Samapta B adalah jumlah dari nilai-nilai samapta B dibagi 4. Dari nilai hasil keseluruhan tes Kesegaran Jasmani (Samapta A+B) ini dibagi dua dan mendapatkan nilai akhir yang akan digunakan sebagai dasar penilaian samapta UKP ditambah dengan nilai renang militer,“ ungkap Kajasrem.

Dihadapan para peserta tes samapta, tim pengawas dari Mabesad, Letkol CAJ ( K ) Hesty Supriyanti menjelaskan,” Bahwa kehadiran saya bukan untuk menakut nakuti kalian tapi kehadiran saya sebagai motivasi untuk lulus UKP karena hal ini merupakan persyaratan bagi setiap prajurit yang di UKP kan. Namun demikian tidak memaksa bagi anggota yang tidak mampu melaksanakan karena sakit, yang perlu diperhatikan adalah sebelum melaksanakan harus dicek kesehatannya oleh anggota Kesehatan yang ada di lapangan serta prosedur yang lainnya sesuai petunjuk pelaksanaan kesamaptaan yang dikeluarkan oleh TNI AD,” jelas Perwira Melati Dua ini mengakhiri.

(Sibolga, GM/Penrem 023/KS)

 

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan