banner 468x60

Terkait Pendirian Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba, Ini Kata Praktisi Hukum

 Display
banner 468x60
Teks Foto: Praktisi Hukum, Lambas Tony H Pasaribu, SH. MH. (GM)

 

Go Medan

Terkait pendirian Posko Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba yang diresmikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Selasa (06/03/2018) sekira pukul 09:00 WIB, mendapat tanggapan yang serius dari Praktisi Hukum, Lambas Tony H Pasaribu, SH. MH.

Teks Foto: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto Foto Bersama Anggota Sat Narkoba Polrestabes Medan Usai Melaksanakan Peresmian Pos Pengaduan Indikasi Tangkap Lepas Narkoba di Mapolrestabes Medan, Selasa (06/03/2018) pagi. (GM)

 

Ia menyebut, pembukaan posko tersebut tidak terlepas adanya praktik tangkap-lepas pengguna dan bandar sabu yang dilakukan oknum aparat kepolisian.

” Menurut saya ini bukan hanya sekali dua kali terdengar terjadi. Bahkan, itu telah menjadi fenomena karena melibatkan materi yang sangat menggiurkan. Jadi praktik tangkap-lepas ini sangat menggiurkan karena ada pengaruh suap yang diterima oknum aparat. Hal-hal semacam ini mestinya di internal mereka (Kepolisian) berfungsi,” institusi kepolisian perlu menaruh perhatian yang serius,” harap Candidat Doktor ilmu hukum ini.

Dijelaskannya, bukan cuma sekedar menerima informasi, tapi melakukan aksi nyata. Apalagi Presiden RI, Joko Widodo telah memerintahkan penindakan yang serius terhadap penyalahgunaan narkotika.

” Saya kira Kepolisian perlu membentuk suatu tim khusus untuk mengawasi anak buah. Periksa anggota yang melepas terduga pengguna atau bandar narkoba,” saran Lambas.

Kalau terbukti menyimpang, lanjut Pria berdarah Batak ini menambahkan, mereka harus kena sanksi pidana, dan pelaku yang sering kambuhan bisa diproses sehingga tujuan Pemerintah untuk melawan narkoba sebagai musuh Negara dapat terlaksana dan korban-korban baru tidak berjatuhan.

” Pendirian posko dimaksud sangat cocok sekali dan sangat dibutuhkan sehingga meminimalisir polisi atau penyidik nakal yang mencari keuntungan juga secara tidak langsung dari bisnis haram tersebut dan untung yang dimaksud adalah suap dari pelaku atau tersangka,” pungkas Lambas mengakhiri.

(Medan, GM)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan