banner 468x60

Juper Minta 5 Juta, Dah Dipenuhi Lalu Kanit Minta 10 Juta, Tak Sanggup Lanjutlah

 Headline
banner 468x60
Teks Foto: Mako Polsek Percut Seituan. (GM)

 

Go Medan

Diduga akibat tidak dipenuhinya jumlah dana permintaan cabut perkara yang diajukan pihak Polsek Percut Seituan kepada pihak keluarga tersangka inisial N dan dua temannya, penyidik PPA, Aiptu Erna Simangunsong akan mengirimkan berkasnya ke tingkat penuntutan.

Hal tersebut terkuak berdasarkan keterangan dari pihak keluarga tersangka N saat menjelaskan kepada awak media Gomedan, Kamis (08/02/2018) sore mengatakan, dalam Surat Laporan LP/2316/XII/2017/SPKT Percut tanggal 09 Desember 2017, N dan dua temannya (D dan M) yang dijerat dalam Pasal 351 KUHPidana, berkasnya akan dikirim ke tingkat penuntutan, apabila jumlah dana cabut perkara sebesar Rp.10 Juta tidak dipenuhi.

“ Awalnya ibu juper minta Rp.5 juta setelah kami penuhi kemudian beliau mengarahkan untuk menemui Kanit Reskrim, saat bertemu dan menjelaskan kesepakatan jumlah dana sesuai yang telah disepakati juper sebesar Rp.5 juta, Kanit Reskrim tiba-tiba enggak mau, dia bilang kalau mau cabut perkara Rp.10 juta. Tolonglah pak, kami orang susah, kami bilang namun Kanit Reskrim tidak menanggapinya dan kamipun permisi pulang,” keluh pihak keluarga tersangka menirukan ucapan Kanit Reskrim saat itu.

Merasa dipermainkan, kemudian pihak keluarga tersangka memutuskan beranjak pergi dari Mapolsek untuk pulang ke rumah.

“ Udahlah kalau mau dilanjutkan berkasnya lanjutlah, tak sangguplah kami kalau cabut perkaranya Rp.10 juta,” cetus keluarga tersangka.

Perihal tersebut, ketika dikonfirmasi Gomedan melalui handphone selular Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba, Sabtu (10/02/2018) sekira pukul 14:50 WIB sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan.

Selanjutnya awak media kemudian mengkonfirmasi hal yang sama kepada Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, SH. SIK. MH mengatakan, dirinya membantah hal tersebut.

” Itu tidak ada, berkasnya memang sudah dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” ucapnya tanpa menjelaskan hari dan tanggal pengiriman saat dikonfirmasi Gomedan melalui handphone selular, Sabtu (10/02/2018) sekira pukul 15:22 WIB.

Kapolsek Percut Panggil Keluarga Tersangka Bahas Tentang Dana Cabut Perkara
Terkait permintaan jumlah dana cabut perkara yang diduga dilakukan penyidik PPA, Aiptu Erna Simangunsong dan Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba, akhirnya Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahean memanggil pihak keluarga tersangka N, Senin (12/02/2018) sore ke dalam ruang kerjanya.

Dihadapan Orang Nomor Satu di Kantor polisi tersebut, pihak keluarga tersangka mengutarakan hal yang didengar dan dialami mereka selama mengajukan permohonan tentang jumlah dana cabut perkara kasus N, D dan M yang sampai hari ini masih ditahan di ruang sel Polsek Percut Seituan.

” Kami jelaskan di depan Pak Kapolsek, awalnya Ibu Juper minta Rp.5 juta dan sudah dipenuhi lalu pak Kanit minta Rp.10 juta, padahal kami sudah jelaskan bahwa kasus N, D dan M sudah damai bayar Rp.6 juta, namun tidak direspon kanit, karena kami tidak sanggup jumlah dana yang diminta pak Kanit, kami pun permisi dan pulang ke rumah.

Pada pertemuan itu, juper bertanya kepada kami (Pihak Tersangka), emang ada kuterima duit itu,? tanyanya, kemudian kami jawab, ia ibu belum menerima tapi uang yang Rp.5 juta itu kan ibu yang minta pertama kali, setelah ada lalu ibu arahkan kami jumpai pak Kanit Reskrim dan ketika kami sudah jumpa dengan pak Kanit serta menjelaskan permintaan ibu juper, lalu Pak Kanit Reskrim menjawab, kalau Rp.5 juta enggak bisa tapi kalau mau Rp.10 juta.

Mendengar itu, Pak Kanit kemudian bertanya, kan enggak ada uangnya saya terima,?, kemudian kami jawab, benar pak tapi itu perkataan bapak sebelumnya kepada kami. Mendengar hal itu, Kapolsek berkata, saya mau pindah (ke Dit Resnarkoba Poldasu), kalau bisa klarifikasikan dulu berita yang sudah tayang di media online itu, biar bisa dibantu kasus kalian, kata Kapolsek kepada kami (pihak keluarga tersangka) saat itu.

Diimingi Agar Bisa Keluar, Orangtua Tersangka N Tanda Tangani Kertas Diatas Materai 6000

Sesuai dengan arahan Kapolsek dan Kanit Reskrim sebelumnya kepada pihak keluarga tersangka untuk menarik perkataannya sebagaimana yang telah dituangkan dalam pemberitaan di media oline Gomedan sebelumnya, terkuak sudah, diduga diimingi agar bisa keluar, orangtua tersangka N kemudian menandatangani sepucuk surat diatas materai 6000.

” Mereka bilang apabila dicabut kembali perkataan pihak keluarga yang telah diberitakan dan ditayangkan di media online Gomedan tentang masalah penjelasan Juper dan Kanit terkait tentang permintaan dan pematokan jumlah dana cabut perkara, kasus si N, D dan M. mereka mengimingi dan mengatakan, apabila dipenuhi, anak saya N dan dua temannya (D dan M) itu bisa bebas, jadi saya tandatangani tadi, Senin (12/02/2018), lagiankan Kapolsek mau pindah jadi beliau berharap agar namanya tidak tercoreng di media,” jelas keluarga tersangka kepada Gomedan, Selasa (13/02/2018) sore.

(Medan, GM)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan