oleh

Warga Sebut Petugas Dapat Jatah Judi Jackpot, Praktisi Hukum: Diberi Sangsi Tegas

-INFO-27 views
Teks Foto: Mesin Jackpot. (GM)

 

Go Medan

banner 728x90

Terkait penuturan warga yang menyebut adanya dugaan oknum-oknum petugas Polsek Patumbak menerima jatah (upeti) karena telah melakukan pembiaran maraknya lokasi judi mesin jackpot di Wilayah Hukum (wilhkum), Praktisi Hukum, Muslim Muis, SH, Jumat (29/12//2017) meminta agar diberi sangsi tegas.

” Untuk memastikannya Pak Kapoldasu perlu melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum-oknum Polsek Patumbak yang terindikasi dalam penerimaan jatah dari bandar judi jackpot tersebut dan apabila terbukti diberi sangsi tegas,” harap Muis.

Ia menambahkan, polisi sebagai penegak hukum harus melakukan tindakan tegas apabila ada seorang atau kelompok yang berani melanggar aturan hukum dan bukan melakukan pembiaran demi keuntungan material.

” Harusnya dilakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap lokasi-lokasi judi jackpot itu dan bukan melakukan pembiaran untuk menguntungkan pribadi oknum-oknum Polsek Patumbak semata,” tegas Muis.

Sebelumnya, menurut warga tak pernah dilakukan penangkapan oleh petugas Polsek Patumbak dengan alasan diduga mendapat setoran dari pemilik jackpot.

” Setauh kami enggak pernah digerebek permainan jackpot di kawasan Patumbak ini, kayaknya udah belasan tahun beroperasi, ia kali aja udah diatur pemilik jackpot inisial C itulah oknum-oknum petugas yang ada di Polsek Patumbak tersebut. Ada yang bilang tiap dua minggu sekali, mereka dapat jatah,” ungkap warga kepada awak media ini, Rabu (27/12/2017) malam.

Padahal, kata warga, semenjak adanya permainan judi ketangkasan itu, anak-anak mereka menjadi terkontaminasi hingga mengganggu aktifitasnya untuk mempelajari mata pelajaran dari sekolah.

” Sejak adanya permainan judi mesin jackpot disini, ia warga pastinya resahlah bang, apalagi anak-anak kami yang masih sekolah jadi jarang baca buku pejaran sekolah karena jackpot itu, elok tiap hari main jackpot aja taunya sampai-sampai lupa makan lagi,” keluh Ibu Rumah Tangga.

Disebutkannya, adapun permainan mesin jackpot yang ada di Wilhkum Polsek Patumbak diantaranya kawasan Medan Amplas, Marindal depan Swalayan Maju Bersama, Marindal dalam jalan ke SMPN 20, Pasar 7 Patumbak, Jln. AH. Nasution/Tritura, Pasar 12 Patumbak dan lokasi lainnya.

” Di kawasan tersebut, pemilik mesin jackpot, rata-rata menaruh minimal 2 hingga 10 mesin jackpot setiap tempatnya tergantung kesepakatan dengan yang punya tempat,” cetus warga.

Amatan di salah satu lokasi, terlihat, para pemain sedang asik menikmati permainan mesin jackpot tersebut.

(Medan, GM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI