banner 468x60

Kota Medan Dikelilingi Lapak Judi Dadu dan Game Ikan-ikanan

 Kota
banner 468x60

Teks Foto: Peta Kota Medan. (GM)

Go Medan

Kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari 21 Kecamatan tampaknya sangat cocok digunakan para bandar sebagai lokasi perjudian dadu putar.

Pasalnya tempat permainan judi mata dadu tersebut ada dimana-mana, antara lain:

1. Di Jalan Binjai, KM 12,5 Bintang Terang, Kec. Medan Sunggal
2. Jalan Patumbak-Talun Kenas, Pasar VII dan Pasar XII, Tanah Garapan, Desa Patumbak, Kab. Deli Serdang.
3. Di pinggir jalan dekat pos polisi, seputaran bekas terminal sambu lama, Kecamatan Medan Timur.
4. Selanjutnya lokasi dadu putar juga ada di Pulo Gading, Jln. Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal terus masuk dari gang dekat ponsel aca.
5. Kemudian lokasi judi dadu tersebut juga ada di dalam salah satu gedung Plaza dekat Karaoke dan permainan Billiar yang ada di Kecamatan Medan Kota.
6. Jalan Platina, Medan Labuhan tepatnya di belakang galon minyak (SPBU).

” Meskipun dianggap telah meresahkan masyarakat, para bandar tetap saja memilih untuk membuka lapak perjudian dadu putar (samkwan) miliknya,” sebut ES (46) warga Medan kepada gomedan.co.id, Rabu (27/09/2017) siang.

Tak hanya itu saja, lanjutnya menjelaskan, Kota Medan yang diketahui sebagai Kota nomer tiga terbesar di Indonesia ini juga dipenuhi dengan maraknya lokasi permainan judi modus mesin game tembak ikan-ikanan, antara lain:
1. Game Singapore Station, Jln. Adam Malik, Kec. Medan Petisah tepatnya diseputaran SPBU Lantai 2.
2. Galaxi Zone, Jln. Ring Road, Kec. Medan Sunggal.
3. The Junggle Game, Jln. Bayu, Kec. Medan Sunggal.
4. Singapore Station, Jln. Brigjen Katamso, Kec. Maimun dekat seputaran SPBU
5. Centre Golden Game Pusat Hiburan Keluarga, Jln. Danau Singkarak, Kec. Medan Barat.
6. Dekat seputaran Diskotik Barcelona, Jln. Williem Iskandar, Kec. Medan Tembung.
7. Diseputaran Jalan Emas, Kec. Medan Area.
8. MY Cafe, Jln. Perniagaan, Kec. Medan Barat.

” Ironisnya selama berlangsungnya dua jenis perjudian tersebut, hanya sebagian kecil saja yang dilakukan penindakan seolah pihak penegak hukum terkesan pilih kasih,” jelas pemuda berdarah batak ini.

Hal senada juga dikatakan MA (32) menyebut, bentuk perjudian game ketangkasan mesin jackpot juga ada di seputaran kawasan rumah tinggalnya.

” Daerah Pasar VII Medan Tembung sekitarnya banyak lapak permainan mesin jackpot. Selain aman tidak pernah dilakukan penggerebekan meskipun masyarakat disini resah,” cetus pria ini.

Sebagai pemuda setempat, dirinya sangat mendukung petugas Kepolisian Polda Sumut mengambil alih penindakan karena sepengetahuannya pihak Polsek setempat tidak merespon keluhan warga padahal sudah berulang kali dilaporkan tentang adanya lapak judi di kawasan rumah penduduk.

” Sudah berulang kali dikabari tapi enggak ada respon atau tindakan dari Petugas Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes Medan. Jadi menurut saya lebih baik Polda Sumut yang turun melakukan penindakan langsung,” harap warga menambahkan perjudian mesin jackpot juga ada di Pasar VII dan Pasar XII Patumbak.

Menanggapi hal itu, Direktur Sumut Institute, Osriel Limbong, M.Si berharap petinggi Polda Sumut baiknya perintahkan Anggota untuk dilakukan penyelidikan di sejumlah lokasi yang di maksud.

” Saya harap Pak Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw memerintahkan langsung kepada anggotanya untuk dilakukan penyelidikan kebenaran info tersebut dan melakukan penggerebekan ke lokasi-lokasi yang dimaksud. Serta tindak tegas oknum petugas yang terbukti membeckab tempat tersebut,” tegasnya.

Selaku Aktifis’98, Osriel berharap Kepolisian mampu melakukan pemberantasan perjudian yang ada di Kota Medan.

” Polda Sumut berantas habis 2 jenis perjudian yang ada di Kota Medan itu, agar regenerasi kalangan pemuda pemudi terhindar dari judi dan untuk menekan tindakan kriminalitas nantinya agar Kota Medan bebas dari bentuk penyakit masyarakat tersebut dan tercipta situasi kondusif di tengah masyarakat,” harap Osriel.

(Medan, GM)

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan